Senin, 26 Agustus 2013

Pentingnya Orientasi Bagi Orang Tua




Mengawali tahun ajaran baru, hampir semua sekolah memulainya dengan kegiatan Masa Orientasi Peserta Didik atau yang dikenal dengan MOPD. Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun ini salah satunya bertujuan untuk memperkenalkan gambaran  sekolah secara umum kepada para siswa baru seperti visi misi, kultur akademik dan juga kegiatan-kegiatan yang biasa dilaksanakan di sekolah tersebut. Dengan begitu diharapkan siswa baru pun mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya.
                Diantara banyak sekolah yang melaksanakan kegiatan MOPD, ternyata hanya segelintir sekolah saja yang melaksanakan kegiatan serupa bagi para orang tua siswa baru. Padahal bukan hanya siswa yang perlu mengikuti kegiatan orientasi, namun juga orang tua. Orientasi bagi orang tua siswa perlu dilakukan dalam rangka menyamakan persepsi antara pihak sekolah dengan orang tua dalam mendidik anak. Dengan begitu diharapkan akan muncul sinergi antara pihak sekolah dengan orang tua siswa dalam memberikan pendidikan terbaik bagi anak.
                Perbedaan persepsi tentang kewajiban mendidik anak antara sekolah dan orang tua tentu akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak bahkan berpotensi menimbulkan konflik antara pihak sekolah dengan orang tua. Proses pendidikan yang parsial dimana orang tua menempatkan pihak sekolah dalam hal ini guru sebagai satu-satunya pihak yang berkewajiban mendidik anak-anak mereka tentu akan menghasilkan insan-insan yang tidak berkeperibadian utuh. Selain itu, ketika perkembangan anak tidak sesuai dengan harapan orang tua, biasanya para gurulah yang dijadikan kambing hitam.
                Padahal pada kenyataannya dengan orang tualah anak-anak paling banyak menghabiskan waktur diumah. Namun sayangnya kesempatan tersebut tidak digunakan sebaik-baiknya oleh orang tua karena mengira bahwa mendidik adalah tugas guru disekolah. Persepsi semacam ini tentu saja harus segera diluruskan. Adapun masa orientasi bagi orang tua merupakan sarana yang tepat untuk menyamakan persepsi tersebut. Acara Parenting Skills yang sudah sering dilaksanakan oleh beberapa sekolah bisa menjadi kegiatan utama untuk masa orientasi orang tua.
                Dalam acara tersebut, seluruh orang tua diberikan pemahaman bahwa tugas mendidik anak bukan hanya tugas guru disekolah. Keberhasilan anak dalam belajar sangat dipengaruhi oleh upaya orang tua dirumah dalam menciptakan situasi yang mendukung proses pembelajaran anak. Selain itu orang tua pun berkewajiban mengawasi pelaksanaan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan disekolah agar benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.             
                Dengan adanya sinergi semacam ini diharapkan orang tua tidak lagi menganggap sekolah sebagai satu-satunya pihak yang paling bertanggung jawab atas keberhasilan anaknya dalam belajar. Dengan adanya kesadaran bahwa orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam mendidik anaknya pada akhirnya akan sangat mendukung terhadap tercapainya tujuan pendidikan secara utuh.
( Dimuat di Harian Umum Republika, 22 Juli 2013 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar