Senin, 10 Februari 2014

Sekolah Sehat dan Mutu Pendidikan



Baik atau buruknya kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pengajaran semata, namun juga dipengaruhi oleh faktor kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah. Hal ini dikarenakan kondisi lingkungan sekolah akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan fisik peserta didik. Siswa yang sehat secara fisik tentunya akan lebih mampu untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran sehingga berimplikasi positif pada prestasi akademiknya.
            Sekolah sehat sendiri  merupakan amanat dari undang-undang, yaitu UU No 23 Tahun 1999 tentang usaha untuk mewujudkan masyarakat yang sehat. Berdasarkan undang-undang tersebut sekolah memiliki kewajiban untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi warganya.
Adapun permasalahan yang masih sering kita jumpai antara lain kebersihan toilet yang kurang terjaga, polusi udara dari kendaraan milik guru maupun siswa sampai dengan kebiasaan siswa yang sering membuang sampah sembarangan akibat dari kurangnya tempat sampah yang disediakan sekolah. Disamping itu jajanan sekolah yang mengandung bahan pewarna maupun pengawet yang tidak semestinya nampaknya masih menjadi momok yang menakutkan bagi para orang tua.
Disisi lain kegiatan usaha kesehatan sekolah (UKS) yang baru sebatas pada penanganan siswa yang sakit menjadikan lembaga ini belum berfungsi secara optimal. Padahal UKS sejatinya menjadi garda terdepan dalam mengampanyekan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) disekolah sesuai dengan amanat undang-undang.
Untuk menciptakan sekolah sehat seperti yang dicita-citakan, dibutuhkan political will yang kuat dari pengambil kebijakan ditingkat sekolah. Pembuatan peraturan tentang larangan siswa membawa kendaraan bermotor ke sekolah dan himbauan untuk menggunakan sepeda tentunya akan sangat bermanfaat dalam mengurangi polusi udara sekaligus  memulai pola hidup sehat. Selain itu pengawasan yang ketat terhadap jajanan yang disediakan oleh kantin sekolah dimana hanya makanan dan minuman yang menyehatkan saja yang boleh dijual tentunya akan membuat orang tua sedikit lega.
Adapun untuk menjaga keindahan dan kenyamanan lingkungan sekolah, penyediaan tempat sampah yang memadai dan menciptakan apotik hidup tentunya bisa dijadikan bagian penting dari program kegiatan sekolah. Selain itu revitalisasi peran UKS sebagai salah satu wahana untuk mencerdaskan bangsa melalui PHBS sudah saatnya menjadi kenyataan. Meskipun demikian yang jauh lebih penting lagi adalah kesadaran dari semua pihak untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah. Dalam hal ini guru berperan penting dalam memberikan teladan sekaligus menanamkan kesadaran pada siswa untuk senantiasa hidup sehat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar