Senin, 06 Juli 2015

Mempertahankan Sekolah Swasta

Dukungan pemerintah terhadap sekolah-sekolah swasta sangat dibutuhkan dalam rangka mempertahankan eksistensi mereka. Mendorong kesetaraan antara sekolah negeri dan swasta merupakan salah satu kebijakan yang perlu diambil oleh pemerintah untuk menyelamatkan sekolah-sekolah swasta yang terancam gulung tikar. Itulah yang dapat penulis simpulkan saat membaca tulisan berjudul “PPDB dan Sekolah Swasta” yang ditulis oleh Sobandi (PR, “04/07/2015”). Tulisan tersebut seakan mengisyaratkan kepada kita bahwa hidup atau matinya sekolah swasta sangat bergantung pada “uluran tangan” dari pemerintah. Namun, benarkah demikian ?
            Kekurangan jumlah murid memang menjadi salah satu persoalan serius yang dialami oleh sekolah-sekolah swasta setiap kali menjelang tahun ajaran baru. Hal ini antara lain disebabkan oleh masih berlakunya paradigma yang memandang kualitas sekolah negeri masih jauh lebih baik dibandingkan dengan sekolah swasta. Di samping itu faktor biaya pun masih menjadi alasan utama bagi sebagian orangtua untuk tetap mengupayakan agar anak-anaknya dapat masuk ke sekolah negeri. Akibatnya, sekolah-sekolah swasta pun hanya dijadikan pilihan terakhir oleh orangtua saat anaknya tidak diterima di sekolah negeri.
            Dalam pandangan penulis, menjadikan keberpihakan pemerintah sebagai faktor utama yang menentukan keberlangsungan sekolah-sekolah swasta bukanlah keputusan yang tepat. Pihak pengelola  (yayasan) seharusnya menyadari sejak awal bahwa tujuan utama didirikannya sekolah swasta adalah untuk membantu pemerintah dalam mendidik anak-anak yang tidak tertampung oleh sekolah-sekolah negeri karena keterbatasan kapasitas. Di samping itu sekolah swasta pun sejatinya hadir untuk memenuhi kebutuhan pendidikan sebagian masyarakat yang hingga saat ini belum mampu diberikan oleh sekolah-sekolah negeri. Memberikan pendalaman materi tentang keagamaan maupun keterampilan dalam bidang teknologi informasi merupakan contoh dari sekian banyak program yang belum dapat dilaksanakan oleh (sebagian) sekolah negeri.
            Untuk dapat disetarakan dengan sekolah-sekolah negeri, tidak ada jalan lain bagi sekolah-sekolah swasta selain terus berupaya untuk meningkatkan kualitasnya. Menawarkan program-program unggulan yang tidak dimiliki oleh sekolah-sekolah negeri merupakan salah satu jalan yang dapat diambil oleh sekolah swasta dalam rangka merebut hati masyarakat. Di samping itu peningkatan kompetensi guru secara berkala pun mutlak dilakukan oleh pengelola sekolah sebagai bagian dari ikhtiar mereka dalam melahirkan insan-insan yang berkualitas.
            Melalui berbagai upaya di atas, diharapkan akan lahir sekolah-sekolah swasta yang mandiri dan memiliki daya saing tinggi. Sudah saatnya bagi sekolah swasta untuk segera bangkit agar tidak lagi  dinomorduakan oleh pemerintah maupun masyarakat. Dengan demikian, dunia pun akan mengakui bahwa sekolah swasta benar-benar memiliki kontribusi yang nyata dalam mencerdaskan tunas - tunas bangsa dan kita pun akan melihat suatu saat adanya fenomena dimana seorang kepala dinas pendidikan yang rela mengantri di sekolah swasta demi mendaftarkan kerabatnya, sebagai hal yang biasa. (Dimuat di Harian Umum Pikiran Rakyat, 06 Juli 2015)

            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar