Jumat, 23 Desember 2016

Kompetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah



Keberhasilan sekolah dalam menjalankan perannya sebagai lembaga yang diberikan mandat untuk melahirkan generasi unggul di bidangnya sejatinya ditentukan oleh keterampilan  manajerial pucuk pimpinan dalam mengelola sumber daya yang dimilikinya. Kemampuan seorang kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan yang kondusif demi terselengaranya proses pembelajaran sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, akan mendukung tercapainya tujuan pendidikan seperti yang telah digariskan. Sebaliknya, kurangnya kepiawaian kepala sekolah dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di di lapangan, hanya akan menjadikan upaya untuk mendidik calon-calon pemimpin bangsa semakin jauh panggang dari api.     
Adapun keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran merupakan persoalan paling krusial yang dihadapi oleh sebagian besar sekolah di Indonesia. Kondisi bangunan yang masih  jauh dari kata layak serta  tidak memadainya fasilitas pendukung lainnya (seperti toilet maupun perpustakaan sekolah)  menjadi kendala utama bagi sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat. Ironisnya, kondisi yang cukup memprihatinkan tersebut sering kali dianggap sebagai hal yang lumrah terjadi terutama di sekolah – sekolah yang selama ini mengandalkan bantuan dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya. Minimnya anggaran yang diberikan oleh pemerintah kerap kali dijadikan “tameng” oleh pihak sekolah manakala masyarakat menuntut layanan pendidikan yang lebih baik.
Dalam pandangan penulis, ketersediaan anggaran yang dimiliki memang akan berpengaruh terhadap kualitas layanan pendidikan yang diberikan. Untuk dapat benar-benar berperan sebagai rumah kedua bagi anak, tentunya diperlukan biaya yang tidak sedikit.  Namun demikian, persoalan anggaran tersebut hendaknya tidak menjadi penghalang bagi pihak sekolah untuk tetap memberikan layanan yang terbaik kepada anak didiknya. Dengan kompetensi kewirausahaan yang memadai, seorang kepala sekolah yang memiliki visi untuk memajukan dunia pendidikan akan terus berupaya sekuat tenaga membawa lembaga yang tengah dipimpinnya itu menuju arah yang lebih baik.     
Senantiasa berinovasi, bekerja cerdas untuk mencapai tujuan serta pantang menyerah dalam menghadapi berbagai persoalan merupakan karakteristik utama dari kompetensi kewirausahaan yang perlu dimiliki oleh seorang kepala sekolah. Kreativitasnya dalam mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat akan peran lembaga pendidikan sebagai tempat untuk melahirkan calon – calon pemimpin bangsa.
Untuk dapat memenuhi kebutuhan sarana pembelajaran serta fasilitas pendukung lainnya, seorang kepala sekolah yang memiliki jiwa kewirausahaan tidak akan pernah hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah yang penuh ketidakpastian, namun juga berusaha mencari dana dari sumber lainnya dengan tetap mengacu pada undang - undang.  Menjalin kerjasama dengan pihak lain yang juga memiliki kepedulian yang sama terhadap masa depan dunia pendidikan, dilakukan kepala sekolah untuk memajukan  lembaga yang tengah dipimpinnya. Mengajukan proposal bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR)  kepada perusahaan – perusahaan di sekitar lingkungan sekolah merupakan salah satu contoh upaya yang dapat ditempuh sekolah untuk memenuhi sebagian kebutuhannya.       
Begitu pun dengan kesejahteraan para gurunya. Kepala sekolah yang memiliki jiwa wirausaha yang cukup tinggi tidak akan pernah membiarkan para gurunya (terutama yang berstatus honorer) menggantungkan hidupnya dari dana Bantuan Operasional (BOS)yang jumlahnya tidak seberapa itu. Mengembangkan koperasi sekolah dengan menyediakan berbagai macam produk (barang atau jasa)  dilakukannya demi kesejahteraan para anggotanya. Baginya, guru dan karyawan sekolah merupakan aset bangsa yang sangat berharga sehingga perlu mendapatkan perhatian secara penuh.
Selain terpenuhinya kebutuhan sarana pembelajaran serta kesejahteraan guru dan karyawan, peningkatan kompetensi guru menjadi bagian tak terpisahkan dalam upaya memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat. Adapun untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional para guru, kepala sekolah yang benar – benar memiliki jiwa kewirausahaan tidak akan mengandalkan program peningkatan kompetensi guru dari pemerintah yang  terkesan lebih kental aroma proyeknya. Mendorong para guru untuk rajin mengikuti kegiatan - kegiatan yang difasilitasi oleh berbagai komunitas, dilakukannya dengan penuh keyakinan bahwa seorang guru dengan kompetensi yang memadai akan mampu melahirkan pemimpin – pemimpin tangguh di masa depan.       
Mengingat kompleksnya permasalahan serta tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan saat ini,  kehadiran seorang kepala sekolah dengan kompetensi kewirausahaan yang memadai menjadi sebuah keniscayaan. Berbagai inovasi yang dihasilkan akan menentukan keberhasilan sekolah dalam memenuhi kebutuhan serta harapan masyarakat akan layanan pendidikan yang berkualitas. Dengan demikian, lahirnya generasi unggul seperti yang dicita-citakan pun dapat benar-benar terwujud. (Dimuat di Koran Siap Belajar Edisi Pertengahan Desember 2016)      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar